ZMedia Purwodadi

GAMBAR 2D DALAM CAD

Table of Contents




Gambar 2D dalam CAD
KONSEP REPRESENTASI DAN PROYEKSI ORTOGONAL.

Representasi 2D adalah transformasi ruang 3D ke bidang datar. Perinsip utamanya adalah proyeksi ortogonal yaitu sistem penggambarkan yang menampilkan pandangan sejajar (tanpa distrosi perspektif) bentuk utama presentasi ortogonal:

  • Denah (Plan) : Irisan bangunan pada ketinggian tertentu menampilkan organisasi ruang dan sirkulasi
  • Tampak (Elevation) : Pandangan vertikal untuk memperlihatkan ekspresin fasad dan proporsi.
  • Potongan (Section) : Irisan vertikal untuk memperlihatkan hubungan vertikal antara ruang, struktur dan material.
Dalam konteks digital CAD mengotomatisasi hubungan antar proyeksi artinya perubahan pada satu gambar (misalnya denah) dapat mempengaruhi tampak dan potongan secara terintegrasi. Ini meningkatkan konsistensi logika spasial dalam representasi arsitektur.


GAMBAR 2D DALAM SISTEM CAD
Gambar CAD mengubah gambar 2D dari sekedar gambar representasi vixual menjadi struktur data geometris. setiap garis dan titik mempunyai kordinat matematis (x,y) yang presisi, sehingga memungkinkan:
Menurut Mitchell (1990) dalam "the logic of architerture", representasi digital mencciptakan "hubungan baru antara gambar dan logika desain" gambar menjadi media berfikir rasional. Bukan sekedar hasil visualisasi.


LOGIKA SIMBOL DAN BAHSA ARSITERTUR
Setiap simbol dalam gambar arsitektur memiliki konvensi.
Dalam CAD fungsi ini dapat di simpan sebagi blok data dan library, yang mempercepat proses penggambaran dan memastikan konsistensi antarproyek.
Namun, yang lebih penting, simboisasi ini memperlihatkan bahasa arsitektur yang universal,
yang dapat dibaca oleh sisapapun diselirih dunia profesional.


Menurut lawson (2004) kemampuan membaca gambar arsitektur adalah kemampuan memahami "bahasa spasial" yang tidak tergantung pada bahasa verbal, melainkan pada sistem tanda dan simbol.


DIMENSI KOGNITIF DAN EPISTEMOLOGIS
Arsitek berfikir melalui gambar
menurut Donald Schon (1983) proses desain adalah "reflection-in-action" berfikir sambil menggambar dengan CAD proses ini menjadi lebih cepat, presisi, dan reflektif karna setiap modifikasi dapat segera divisulisasikan dan diukur.
Gambar 2D dalam CAD tidak hanya mendukung produktifitas, tetapi juga membentuk cara berfikir spasial digital
  • Dari analog ke algoritmik
  • Dan intuisi ke logika representasional
  • Dari citra ke data
Dengnan demikian, CAD mempresentasikam perubahan epistemologis dalam arsitektur.
dar seni manual menuju sistem pengetahuan berbasis data.


KETERHUBUNGAN 2D DENGAN SISTEM DIGITAL LAIN
Gambar 2D menjadi fondasi seluruh sistem digital arsitektur antara lain:
Basis model 3D dan BIM (geometri berasal dari data 2D)
Dokumen utama untuk febrikasi digital kontruksi otomatis
Input untuk simulasi (energi, pencahayaan, ventilasi)
Dengan kata lain, tanpa pemahaman kuat terhadap gambar 2D, Seorang arsitek tidak mampu menafigasi teknologi arsitektur yang lebih kompleks, seperti BIM,VR, dan Digital Twin


PENEKANAN :
Fungsi epistemologis
dalam gambar 2D : Alat berfikrir bukan sekedar alat dokumentasi,
Peran sosial gambar :bahasa komunikasi profesional lintas disiplin.
paradigma digital : Gambar bukan lagi citra statis, tetapi data dinamis yang berfungsi lintas platform (CAD-BIM-VR)
Etika representasi : Akurasi, kejujuran visual, dan tnaggung jawab arsitek terhadap interpretasi gambar.






\